Oleh : Rusdin S. Rauf, penulis dan pengusaha
Apakah ANDA sudah membanting tulang mengejar kelimpahan harta, tapi tak kunjung memperoleh kekayaan? ANDA sudah bersusah payah, bahkan bekerja keras, lebih keras dari teman ANDA, tapi ANDA tak jua menemukan kekayaan? Kalau sudah begini siapakah yang salah. ANDA-kah? Pekerjaan ANDA? Atau…
Saya tahu, banyak orang sibuk sebanding dengan uang yang mereka dapatkan. Itu wajar-wajar saja. Saya juga tahu banyak diantara orang-orang sibuk mengejar harta, bekerja lembur, dan lebih keras tapi uang mereka ya itu, itu saja. Tak mengalami perubahan besar-besaran. Sekali lagi ANDA perlu bertanya: ada apa diri ANDA.
Salah satu penyebabnya, jangan-jangan selama ini ANDA hanya mengANDAlkan kekuatan ANDA dalam berusaha. ANDA lebih percaya kemampuan ANDA. ANDA yakin kalau ANDA punya skil, punya semangat luar biasa, punya jaringan luas, ANDA akan cepat kaya dan bahagia. Belum tentu. Banyak orang punya kemampuan memadai, punya skil, punya jaringan luas, pekerja keras tapi tak jua memperoleh kekakayaan. Hidup tetap saja terhimpit rasa kemiskinan. Sekali lagi ANDA perlu bertanya ada apa dengan kesibukkan diri ANDA?