Friday, February 20, 2009

Usulan Solusi Jalan Mesjid-Kelok


Assalamualaikum saudara-saudaraku warga Sarik Laweh di milis ini,

Sekitar 3 pekan yang lalu saya menerima salinan surat Wali Jorong Koto Baru, Ketua Lembaga Jorong Koto Baru dan dari Wali Nagari Sarik Laweh yang ditujukan kepada Perantau Sarik Laweh di Perantauan, yang diantarkan oleh sdr. Mul (Mundadai) kepada saya. Mudah-mudahan anda juga sudah menerimanya.

Surat ini sehubungan dengan masalah jalan yang ada di Jorong Koto Baru khususnya jalan simpang Masjid Istiqomah menuju ke Kelok yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat karena ada sebagian jalan yang oleh satu keluarga di larang untuk dilalui kendaraan roda empat.
Menurut isi surat, perangkat jorong sudah melakukan beberapa langkah agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik namun hingga hari ini belum juga dapat diselesaikan.

Monday, February 16, 2009

Sibuk Mengejar Kekayaan Justru Tak Pernah Kaya, Tanya Kenapa?


Oleh : Rusdin S. Rauf, penulis dan pengusaha

Apakah ANDA sudah membanting tulang mengejar kelimpahan harta, tapi tak kunjung memperoleh kekayaan? ANDA sudah bersusah payah, bahkan bekerja keras, lebih keras dari teman ANDA, tapi ANDA tak jua menemukan kekayaan? Kalau sudah begini siapakah yang salah. ANDA-kah? Pekerjaan ANDA? Atau…

Saya tahu, banyak orang sibuk sebanding dengan uang yang mereka dapatkan. Itu wajar-wajar saja. Saya juga tahu banyak diantara orang-orang sibuk mengejar harta, bekerja lembur, dan lebih keras tapi uang mereka ya itu, itu saja. Tak mengalami perubahan besar-besaran. Sekali lagi ANDA perlu bertanya: ada apa diri ANDA.

Salah satu penyebabnya, jangan-jangan selama ini ANDA hanya mengANDAlkan kekuatan ANDA dalam berusaha. ANDA lebih percaya kemampuan ANDA. ANDA yakin kalau ANDA punya skil, punya semangat luar biasa, punya jaringan luas, ANDA akan cepat kaya dan bahagia. Belum tentu. Banyak orang punya kemampuan memadai, punya skil, punya jaringan luas, pekerja keras tapi tak jua memperoleh kekakayaan. Hidup tetap saja terhimpit rasa kemiskinan. Sekali lagi ANDA perlu bertanya ada apa dengan kesibukkan diri ANDA?

Sunday, February 15, 2009

Sejarah Sarik Lawe


LUAK LIMO PULUAH
DAN NAGARI SARIAK LAWE


BAB I
ASAL USUL URANG TUO NAN LIMO PULUAH DAN KELOMPOK / JURAI

Luak Limo Puluah Koto didirikan oleh 50 (Limo Puluah) Urang Tuo yang turun dari dusun Pariangan Padang Panjang, mereka menuju kesebuah lembah sebelah Utara gunung Sago yang dinamakan orang Padang Siontah. Karena lembah ini dikelilingi oleh gunung dan bukit, orang Limo puluh ini meneruskan perjalanan ke Utara untuk mencari tempat yang ketinggian yang bisa mereka naiki bersama untuk melihat dimana masing-masing yang akan dipancang untuk tempat mereka bermukim.
Menurut Rooy (Amran, 1980 : 62 – 63), mreeka smapai di sebuah bukit yang idatasya rata. Dari sinilah mereka mengamati dan memandang kearah Utara, Timur dan Selatan untuk mencari daerah yang akan dipancang untuk dijadikan tempat pemukiman atau tempat menetap bagi anak keturunan mereka dikemudian hari.